Monthly Archives:January 2017

Naik Signifikan, Ekspor Udang Indonesia ke AS Kalahkan India, Thailand, dan Vietnam

14 Jan 17
admin

No Comments

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Nilanto Perbowo mengumumkan nilai ekspor perikanan Indonesia sebesar US$ 2,68 miliar pada periode Januari-Agustus 2016, naik 3,69% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 2,58 miliar. Hal ini disampaikannya dalam acara Journalist Workshop yang bertempat di Kantor KKP Jakarta, Rabu (16/11).

udang-segar_20160126170047-696x407

Nilanto mengungkapkan, kenaikan ekspor signifikan terjadi pada komoditi udang, terutama ekspor udang ke Amerika Serikat (AS). Bahkan, lanjut dia, Indonesia berhasil mendominasi ekspor udang ke AS, mengalahkan India, Thailand, dan Vietnam.

“Pada kuartal I 2016 ekspor udang Indonesia ke AS kalahkan India, Thailand, dan Vietnam. Sebenarnya sampai 2013 Indonesia mendominasi, kemudian pada 2014-2015 diambil oleh India. Sekarang Indonesia kembali leading,” ujar Nilanto.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor udang Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus 2016 mencapai 136,3 ribu ton dengan nilai US$1,13 miliar. Secara volume, ekspor udang naik 6,84% dan secara nilai ekspor udang naik 3,75%.

Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Zulficar Mochtar menegaskan pentingnya perikanan berkelanjutan sebagai salah satu visi KKP untuk ke depannya. Menurutnya, terdapat langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menuju perikanan berkelanjutan.

Langkah-langkah menuju perikanan berkelanjutan di antaranya adalah penegasan dan penguatan rezim limited entry; penegasan entitas perikanan legal, reported and regulated fisheries; penguatan instrumen pengendalian perikanan; penguatan kelembagaan WPP Indonesia, dan penguatan diplomasi perikanan internasional.

“Ikan Indonesia terancam apalagi ada pemboman, terumbu karang dihancurkan. Kalau tidak melakukan langkah-langkah ini, maka mengancam generasi mendatang. Bisa jadi kita sekarang mendapatkan manfaat namun masa depan terancam. Kita rugi secara ekonomi dan ekologi. Ibu Susi masuk ada penataan,” ujar Zulficar yang juga menjabat Kepala Badan Litbang Kelautan dan Perikanan.

Lebih lanjut dia melanjutkan bahwa kebutuhan ikan setiap tahunnya meningkat. Meningkatnya jumlah penduduk akan berimbas langsung terhadap peningkatan kebutuhan protein. Oleh karena itu, jelasnya, penangkapan ikan harus diatur agar perikanan yang berkelanjutan dapat tercapai.

“Ikan terbatas, nelayan dan kapal banyak. Ini akan terjadi kompetisi sehingga butuh tata kelola yang baik. Kita harus memastikan jumlah ikan,” tegasnya. (RA)

http://news.kkp.go.id/index.php/naik-signifikan-ekspor-udang-indonesia-ke-as-kalahkan-india-thailand-dan-vietnam/


 

PERTAMINA IDE GILA ENERGY COMPETITION 2017

14 Jan 17
admin

No Comments

Pertamina Ide Gila Energy Competition 2017 adalah sebuah kompetisi inovasi seputar ide bisnis, terobosan produk, dan penerapan teknologi yang bertemakan New & Renewable Energy atau Energi Baru & Terbarukan (NRE), yang dapat memberi dampak positif terhadap sosial dan ekonomi bangsa Indonesia.

Para peserta dalam kompetisi yang terdiri dari para pelajar, profesional (akademisi, peneliti, praktisi, pekerja) dan entitas bisnis (Start-up) ini akan ditantang untuk menciptakan ide dan konsep bisnis inovatif terkait energi baru dan terbarukan

Katagori Kompetisi :
1. Ide Bisnis Inovatif
Ide mengenai inovasi bisnis seputar NRE yang akan memberikan dampak positif terhadap sosial dan ekonomi. Ide bisnis tersebut juga harus dilengkapi dengan bisnis model dan rancangan bisnis yang menggambarkan competitiveness serta harus sesuai dengan kondisi regulasi maupun perkembangan teknologi saat ini
2. Terobosan Produk dan Teknologi
Ide yang dapat menciptakan produk NRE sebagai solusi untuk ketahanan energi nasional yang berdampak positif bagi lingkungan, sumber daya manusia dan bisnis. Selain inovatif, ide juga dapat diukur secara pengembangan bisnis dan perkembangan teknologi kedepannya, serta mampu menghasilkan konservasi energi yang dapat direplikasi dalam skala komersil.

Kriteria Penilaian :
1. Kategori Ide Bisnis Inovatif: Bisnis NRE (New & Renewable Energy/ Energi Baru dan Terbarukan) yang dikembangkan sejalan dengan Visi Pertamina sebagai perusahaan energi
– Originalitas bisnis model: Bisnis model yang didaftarkan merupakan ide yang belum pernah di-implementasikan di Indonesia, ide yang berupa modifikasi dari ide bisnis yang sudah ada, atau ide yang benar-benar baru.
– Dampak bisnis dan sosial: Ide memiliki dampak positif (ekonomi dan non-ekonomi) bagi perusahaan dan masyarakat
– Identifikasi Market opportunity: Ide bisnis yang mampu mengidentifikasi jangkauan pasar yg dilayani, jelas target pasarnya dan mudah untuk di-replikasi
– Potensi keberhasilan jangka panjang: Berdasarkan skenario bisnis 5 – 10 tahun ke depan yang menunjukkan pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis

2. Katagori Trobosan Produk dan Teknologi
– Terobosan Produk dan Teknologi NRE (New & Renewable Energy/ Energi baru dan Terbarukan) yang inovatif dan dapat direplikasi dalam skala besar, sebagai solusi atas ketahanan energi nasional, namun tidak terbatas pada hasil karya cipta berupa alat/instrument/piranti/bahan/material/proses/teknologi yang terkait dengan NRE (New & Renewable Energy/ Energi Baru dan Terbarukan).
– Aspek orisinalitas produk dan teknologi yang akan dikembangkan
– Produk dan teknologi memiliki dampak positif bagi sektor bisnis dan masyarakat
– Memiliki strategi pengembangan produk yang jelas dalam proses implementasinya

Dewan Juri:
Ahmad Bambang (Wakil DIRUT PT PERTAMINA (PERSERO))
Yoris Sbastian (Creative Expert)
DR. Erwin S. Widodo (Executive Direction ICCTF)
DR. dadan Kusdiana (Sek. Dirjen EBTKE)
DR. Haris T.K, MM (Business Expert / Lecturer)

Timeline Lomba :
15 Desember 2016 – 5 Maret 2017

Hadiah Lomba :
Juara 1 : Rp.101.000.000,-
Juara 2 : Rp.85.000.000,-
Juara 3 : Rp.75.000.000,-

INFO LEBIH LANJUT: http://pertaminaidegila.com